• Loading
    Showing posts with label komputer. Show all posts
    Showing posts with label komputer. Show all posts

    Thursday, 29 December 2011

    Menonaktifkan menu search

    Pada windows, menu Search dapat digunakan untuk melakukan pencarian pada suatu file atau alamat ip computer yang terhubung dalam satu workgroup. Anda dapat melakukan hack pada fasilitas find ini menjadi tidak aktif melalui pengubahan nilai tertentu pada registry.
    Caranya adalah sebagai berikut :
     
    1. Buka Registry Editor
    2. Akses pada keyHKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer.
    3. Buat vale DWORD baru bernama NoFind. Pastikan file tersebut tidak eksis. Jika telah ada, Anda hanya perlu memodifikasinya. 



    4. Ubah nilainya menjadi 1. Lihat gambar
    5. Setelah itu, klik OK.
    Restart computer anda. Setelah anda me-restart computer, coba masuk ke Windows Explorer kemudian masuk pada fasilitas search sperti gambar

    Setelah anda menekan tombol Search tersebut, tidak akan menimbulkan pengeruh apa pun pada Windows Explorer

    Mencegahakses drive c

     Secara umum Drive cpada computer biasanyaberisikan file-file system yang digunakan system operasi untuk bekerja. Adakalanya anda tidak menginginkan drive tersebut diakses oleh orang lain. Untuk melakukannya, anda dapat menggunakan  perintah gpedit.Tetapi bagaimana jika Anda bukan seorang Administrator yang dapat membuka gpedit.
    Anda dapat melakukan hacking computer tersebut melalui jendela Registry Editor.Tentu saja anda dapat melakukan hacking tersebut jika  Registry Editor tidak disable oleh Administrator. caranya adalah.

    1. Buka Registry Editor
    2. Akses pada keyHKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer.
    3. Buat vale DWORD baru bernama  NoViewOnDrive. Pastikan file tersebut tidak  eksis. Jika telah anda, anda hanya perlu memodifikasinya.
    4. Ubah nilainya menjadi 4 seperti terlihat pada gambar

    5. KlikOK
    Untuk melihat hasilnya, anda harus restart komputer terlebih dahulu. Setelah computer di-restart, bukaWindows Explorer kemudian klik pada ikon Drive c
    Selanjutnya akan muncul jendela pembatasan access oleh Administrator seperti terlihat pada gambar

    Saturday, 24 December 2011

    Mengunci Control Panel

    Apakah ana takut Control Panel di salahgunakan oleh pihak yang nggak bertanggung jawab?? Kunci aja control panelnya, gampang kan? Heheh

    Tapi udah tahu caranya belum?? kalau belum, ikuti tips dari saya ini.

    Jalankan Registry Editor.
    Masuk ke sub key HKEY_CLASSES_ROOT\CLSID\{21EC2020-3AEA-1069-A2DD-08002B30309D}\InProcServer32.
     Klik ganda data string [(Default)] dan gantikan isinya menjadi selain shell32.dll. Misalnya : Shell32.dll-

    Coba sekarang anda akses control panel, maka anda akan menemukan pesan No Page To Display. Untuk mengembalikan nya seperti semula, cukup balikan kembali shell32.dll- menjadi shell32.dll. (tanpa tanda minus)
    Note : Kalau belum ada efeknya, silakan restart komputer anda.

    Cara Memblokir Aplikasi Tertentu Pada Komputer

    Selamat siang guys. Ada banyak sekali aplkasi aplikasi yang berpotensi membahayakan kinerja sistem kompoter kita, tapi biasanya kita hanya pasrah saja dan menyerahkan tugas seperti kepada Antivirus, firewall, dan aplikasi sejenisnya.

    Tapi tahukah anda?? kalau nggak semua program berbahaya dapat terdeteksi oleh antivirus, ataupun firewall??? Di komputer saya aja terinstal 3 antivirus, yaitu PCMAV, SMADAV, dan Eset SMART Security 4, selain itu saya juga masih menggunakan Deep Freeze. AL ataupun FBI aja kaya nya susah jebol atau menyelinap masuk komputer saya, (udah kaya di fil-film) Hehehehe

    Oke kita lanjutkan kembali, disni saya akan mencoba sedikit memberikan tips tentang cara memblokir aplikasi tertentu dengan cara manual, tanpa bantuan antivirus ataupun program sejenis, tetapi hanya menggunakan registry windows.

    Pertama, jalankan Registry editor
    Kalau belum tahu caranya, tekan WIN+R lalu masukan kata regedit di kotak yang disediakan. Kalau nggak tahu juga apa itu WIN+R?? Silakan sobat blogger klik START kemudian klik RUN. Sudah ketemu?? kalau gitu kita lanjuuuuuut, Hehehe
    Pada jendela Registry Editor, masuklah ke key HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer.
    Kemudian buat DWORD value baru dengan cara mengklik kanan mouse lalau pilih [New] >[DWORD Value] dan beri nama DisallowRun. Klik 2x data tersebut, kemudian isi value nya dengan nilai 1.


    Setelah itu buat Subkey baru bernama DisallowRun sehingga terbentuk key : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\DisallowRun.

    Pada key DisallowRun tersebut anda bisa mendefinisikan nama file aplikasi yang ingin anda blok. Cara nya buat string value baru dengan mengklik kanan mouse (sama seperti tadi) bedanya kita membuat string bukan DWORD. Kemudian beri value string tersebut dengan 1. Untuk memblok aplikasi lain, anda dapat membuat string value baru dengan angka lain secara berurutan, seperti 1,2,3,4 dan seterusnya. Kemudian pada value data isikan dengan nama aplikasi yang ingin anda blok. Misalnya :Photoshop.exe atau regedit.exe

    Setelah selesai, silakan restart komputer anda.

    Saturday, 17 December 2011

    Cara Membuat suara Keyboard Komputer Laptop Menjadi suara Mesin Tik

    Cara Merubah suara keyboard komputer atau laptop Menjadi seperti suara Mesin tik dan lain lain, hehheh ...... pasti asik kan ngetik nya, bagi sobat blogger yang pengen coba bisa download software nya disini, cuman 600kb aja kok ..



    untuk Cara penginstallan nya sangat mudah saya rasa sudah bisa ngerti semua, jadi gak perlu di jelasin lagi :D ..

    Kalau mau rubah suara lainya klik di pojok kanan bawah key sound generator seperti gambar diatas dan pilih sesuka anda. kalau mau pasang suara kita sendiri juga bisa tapi sound nya harus format wav.

    Selamat mencoba ....

    Sunday, 11 December 2011

    Cara membuat Dekstop 3 Dimensi menggunakan BumpTop Pro v2.1.6225

    Cara membuat Deskop 3 Dimensi menggunakan BumpTop
    Langsung ke tutorial aja ini tampilannya



    Yang Pertama dilakukan ialah mendownload ini dulu, klik disini untuk download bump top pro patch

    Kalau sudah di
    download, double klik BumpTop_Pro_v2.1.6225_By_Adrian_Dennis.exe

    Ikuti petunjuk Penginstalan, supaya bisa mendapatkan yang pro. caranya, klik kanan menu bumptop di taskbar, lalu pilih Exit Bumptop



    Nah Kalau sudah semua Beres agan agan tinggal download temannya, sapa tau agan agan bosen dengan temannya, atau agan agan bisa edit pake photoshop kalau agan mau buat tema sendiri, temannya bisa di download disini http://customize.org/bumptop

    Trus Bagai mana cara memasang tema Deskop 3 Dimensi menggunakan BumpTop

    download dulu temannya, tema biasa dalam format.zip
    setelah didownload, Ekstrak redwood_bumptop_theme.zip. setelah itu, klik kanan dekstop kamu, lalu pilih More > Bumptop Theme

    Kalau Sudah, kita masuk ke menu tema bumptop. sekarang atur opsi floor, front wall, left wall, right wall, dan back wall, dengan mengKlik tombol browse, dan cari file dimana tema yang anda download tadi, cari di bagian dekstop didalam folder nya, dan Pilih sesuai namannya



    Sampai disini kita sudah selesai Cara membuat Dekstop 3 Dimensi menggunakan BumpTop Pro v2.1.6225, untuk edit atau cara buat sendiri temannya nanti saya share pada postingan selanjutnya, cara membuat tema sendiri Dekstop 3 Dimensi BumpTop Pro v2.1.6225 Menggunakan photoshop

    BumpTop_Pro_v2.1.6225_By_Adrian_Dennis.exe

    Monday, 05 December 2011

    Cara Install Windows XP dengan Flashdisk Lengkap dengan Gambar

    Cara Install Windows XP dengan Flashdisk Lengkap dengan Gambar sangat mudah di Lakukan, ngga harus ahli komputer dan ngga harus jago Installasi software semua bisa melakukannya dengan Mudah.
    Cara Install Windows XP dengan Flashdisk
    Untuk Cara Install Windows XP dengan Flashdisk atau Cara Install Windows dengan Flashdisk memerlukan beberapa software yang kudu disediakan dinataranya 3 Siung bawang merah, 5 Sedok makan Ketumbar... ahahahha ngga ding, kayak mau masak ajah nich, biar ngga tegang ajah tutorialnya. Untuk MElakukan Installasi Windows pada Notebook / Netbook yang tidak memiliki CDROM kita terlebih dahulu membuat Installer Windows pada Flashdisk. Alat dan software yang diperlukan adalah sebagai berikut :

    1. 1 Buah Flashdisk ( Kapasitas Minimum 1 GB / 2GB untuk windows XP dan 4GB atau lebih untuk Windows 7 / Windows Vista)
    2. Komputer (PC) / Laptop yang memiliki CD ROOM / DVD ROOM
    3. CD Installer Windows XP, Windows Windows 7 / Vista
    4. Software Pembuat Installer Windows ke Flashdisk (bisa download disini)
      • USB_Prep8
      • PEtoUSB
        * Setelah ke 2nya di Download Extract dan jadikan dalam 1 Folder atau masukan PeToUSB.exe jadi 1 folder dengan USB_Prep8. Jadi kek gini kalo di satuin dlm 1 folder :
    Cara Install Windows XP dengan Flashdisk

    Ok, kita mulai saja Pembuatan Master Windows Installer Pada Flashdisk :
    Pertama tama kita siapkan doloe pernak pernik yang tadi kita udah kumpulkan, Masukkan Windows XP Installer ke CDROOM komputer master, Pasang USB di Komputer master. Selanjutnya Jalankan usb_prep8.bat untuk memulai membuat Windows Installer di Flashdisk. Akan muncul pertama kali jendela PEtoUSB yang akan memformat USB yang tadi kita telah pasang.

    Cara Install Windows XP dengan Flashdisk

    Lakukan Performatan dengan PEtoUSB dengan mencentang pada bagian Enable Disk Format, Quick Format, dan Enable LBA (FAT 16X) lalu klik START !. Setelah selesai Tutup PEtoUSB tapi jangan tutup Jendela Command Promt, karena itu akan melanjutkan proses untuk Install Windows XP dengan Flashdisk.

    Cara Install Windows XP dengan Flashdisk

    Setelah tertutup PEtoUSB akan muncul Jendela Command Prompt " Tekan Sembarang tombol Untuk Memulai Pembuatan ". Akan tampil menu yang intinya meminta setting alamat Drive Master Windows Installer (Pilihan Nomor 1) dan Alamat Drive USB (Pilihan Nomor 3) anda . Pilih ketik angka 1 dan enter, akan keluar jendela untuk memilih keberadaan master Windows installer anda (arahkan pada CDROOM atau Folder yang ada System Windows anda)

    Cara Install Windows XP dengan Flashdisk

    Cara Install Windows XP dengan Flashdisk

    Selanjutnya Ketik angka 3 dan enter untuk mengarahkan Alamat USB anda. Semisal USB di H maka ketik H atau sesuai dengan Alamat Drive Flashdisk anda.

    Cara Install Windows XP dengan Flashdisk

    Selanjutnya Pilih atau Ketik angka 4 untuk Memulai Pembuatan Windows Installer di Flashdisk. Pertama-tama akan melakukan Format Flashdisk doloe tekan "Y" untuk memulainya.

    Cara Install Windows XP dengan Flashdisk

    Setelah selesai, Tekan Sembarang tombol "Press any Key to Continue..." untuk melanjutkan. Proses pengcopyan data akan segera dilakukan, kita tinggal tunggu ajah, sampe ada informasi "Copy TempDrive Files to USB-Drive in about 15 minutes = Yes OR STOP = End Program = No"

    Cara Install Windows XP dengan Flashdisk


    Pilih "Yes" Untuk Melanjutkan. Selanjutnya apabila ada option untuk "Yes" dan "No" pilih ajah Yes hingga akhir Pengopian.


    Proses Selesai, maka Flashdisk sudah bisa digunakan untuk Install windows pada Notebook / Laptop / Netbook Tanpa CDROOM, Cara Install Windows XP dengan Flashdisk sudah bisa dilakukan sekarang. Oke kita mulai saja Install Windows XP dengan Flashdisknya. Pastikan Laptop/Notebook/Netbook starting awal menggunakan Flashdisk, bisa diatur pada menu botting pada setup awal. bisa menggunakan F2 atau tombol Del (Tapi Kalo Laptop sekarang biasanya automatis akan mencari drive yang memiliki Operating sistem yang ada). Jika benar maka akan keluar tampilan semacam ini di layar monitor :

    Cara Install Windows XP dengan Flashdisk

    Pilih menu nomor Satu "TXT Mode Setup Windows XP, ...." Enter untuk memulai Installasi.

    Cara Install Windows XP dengan Flashdisk

    Installasi sama seperti install Windows Biasa yang bisa anda bisa baca di Install Windows XP SP3 Lengkap untuk Pemula. Setelah Pengopian Driver selesai maka Komputer akan Restart dan Pilihlah Menu Nomor 2 Untuk melanjutkan Installasi Windows. Kalo anda salah memilih, restart kembali Komputer dan pilih nomer 2.

    Cara Install Windows XP dengan Flashdisk

    Cara Install Windows XP dengan Flashdisk atau (Windows to Flashdisk) Sudah selesai dan anda sekarang sudah bisa Install Windows tanpa CDROOM di laptop anda. Semoga Install Windows XP dengan Flashdisk ini bisa bermanfaat untuk anda.

    Source www.donaalfian.com

    Thursday, 01 December 2011

    Peralatan/Komponen dan Spesifikasi pada PC


    Peralatan/Komponen dan Spesifikasi pada PC
    Peralatan/Komponen pada PC meliputi unit input, unit proses, dan unit output. Supaya komputer dapat digunakan untuk mengolah data, maka harus berbentuk suatu sistem yang disebut dengan sistem komputer. Secara umum, sistem terdiri dari elemen-elemen yang saling berhubungan membentuk satu kesatuan untuk melaksanakan suatu tujuan pokok dari sistem tersebut.
    Tujuan pokok dari sistem komputer adalah mengolah data untuk menghasilkan informasi sehingga perlu didukung oleh elemen-elemen yang terdiri dari perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), dan brainware. Perangkat keras adalah peralatan komputer itu sendiri, perangkat lunak adalah program yang berisi perintah-perintah untuk melakukan proses tertentu, dan brainware adalah manusia yang terlibat di dalam mengoperasikan serta mengatur sistem komputer. 


    Gambar 1. Struktur Komputer
    Ketiga elemen sistem komputer tersebut harus saling berhubungan dan membentuk satu kesatuan. Perangkat keras tanpa perangkat lunak tidak akan berarti apa-apa, hanya berupa benda mati. Kedua perangkat keras dan lunak juga tidak dapat berfungsi jika tidak ada manusia yang mengoperasikannya.

    Tuesday, 01 November 2011

    Pengertian Fat16 fat32 dan Ntfs


    Didalam menginstall windows xp pasti menemukan istilah fat-16 fat-32 dan Ntfs. tidak asing lagi sih bagi yang sudah lama berkecimpung di instal menginstall komputer,tapi pasti ada kan yang belum mengerti akan istilah fat-16 fat-32 dan Ntfs nah dibawah udah diulas hal itu semoga bermanfaat bagi kita semua

    * FAT16
    FAT16 dikenalkan oleh MS-DOS tahun 1981 (udah lama banget). Awalnya, Sistim ini didesign untuk mengatur file di floopy drive dan mengalami beberapa kali perubahan sehingga digunakan untuk mengatur file di harddisk. Keuntungan FAT16 adalah file system ini kompatibel hampir di semua Operating System baik itu WIndows 95/98/me, OS/2 , Linux dan bahkan Unix. Namun dibalik itu masalah paling besar dari FAT16 adalah mempunyai kapasitas tetap jumlah cluster dalam partisi , jadi semakin besar harddisk maka ukuran cluster akan semakin besar, artinya file sekecil apapun tetap akan memakan 32Kb dari harddisk. Hal jelek lain adalah FAT16 tidak mendukung kompresi , enkripsi dan kontrol akses dalam partisi.

    * FAT32
    FAT32 mulai di kenal pada sistim Windows 95 SP2, dan merupakan pengembangan lebih dari FAT16. FAT32 menawarkan kemampuan menampung jumlat cluster yang lebih besar dalam partisi. Selain itu juga mengembangkan kemampuan harddisk menjadi lebih baik dibanding FAT16. Namun FAT32 memiliki kelemahan yang tidak di miliki FAT16 yaitu terbatasnya Operating System yang bisa mengenal FAT32. Tidak seperti FAT16 yang bisa di kenal oleh hampir semua Operating System, namun itu bukan masalah apabila anda menjalankan FAT32 di Windows Xp karena Windows Xp tidak peduli file sistim apa yang di gunakan pada partisi.

    * NTFS
    NTFS di kenalkan pertama pada Windows NT dan merupakan file system yang benar benar berbeda di banding teknologi FAT. NTFS menawarkan security yang jauh lebih baik , kompresi file , cluster dan bahkan support enkripsi data. NTFS merupakan file system standar untuk Windows Xp dan apabila anda melakukan upgrade Windows biasa anda akan di tanyakan apakah ingin mengupgrade ke NTFS atau tetap menggunakan FAT. Namun jika anda sudah melakukan upgrade pada Windows Xp dan tidak melakukan perubahan NTFS itu bukan masalah karena anda bisa mengkonversinya ke NTFS kapanpun. Namun ingat bahwa apabila anda sudah menggunakan NTFS akan muncul masalah jika ingin downgrade ke FAT tanpa kehilangan data.

    Pengertian Firewall

    Pengertian Firewall secara tradisional, firewall digunakan untuk melindungi satu unit bangunan dalam suatu bangunan multi-unit dari suatu kebakaran yang terjadi dari unit bangunan didekatnya. Harapannya adalah firewall tersebut untuk mengisolasi setiap unit bangunan dari suatu bencana kebakaran dari salah satu unit tetangga. 


    Sekarang ini di era digital pengertian firewall dalam suatu jaringan komputer digunakan untuk mengisolasi jaringan dan hosts kita dari bahaya yang ada pada tetangga kita. Firewall melindungi kita dari pemakaian resource jaringan kita tanpa authorisasi oleh entitas external. Sederhananya jika anda memasang firewall, maka anda akan dilindungi dari apa yang terjadi diluar anda. Dan firewall juga membantu anda melindungi dan menjaga apa yang terjadi didalam jangan sampai keluar.
    Kenapa anda ingin dilindungi? Kalau kita menengok kebelakang tentang prinsip keamanan adalah – Confidentiality, Integrity, dan availability (yang biasa disebut sebagai segitiga CIA) – maka anda harus menindaklanjuti temuan resiko yang telah anda indentifikasikan. Dengan ini maka pengertian firewall adalah perlunya jaringan private anda suatu perlindungan dari segala ancaman dari internet, dari dunia yang penuh dengan ancaman yang menakutkan. Firewall juga bisa digunakan untuk melindungi hosts tertentu yang dipilih dari hosts lain pada jaringan anda. Ancaman dari dalam juga masih nyata dan firewall bisa membantu melindungi hal itu juga.

    Bagaimana sebuah firewall melindungi anda? Pengertian firewall dalam bentuk yang sederhana, sebuah firewall memeriksa permintaan komunikasi anda (traffic jaringan) dan memutuskan, berdasarkan rule yang sudah anda definisikan kedalam firewall apa yang boleh dan apa yang tidak boleh lewat. Diatas kertas fungsi memang segampang itu, akan tetapi dalam kenyataannya kekompleksan timbul dalam mencapai tujuan ini. Dan setiap method mempunyai kekuatan dan kelemahan nya masing-2.
    External Firewall Dengan Dua DMZ

    Perhatikan diagram firewall diatas ini. Firewall sudah didesign agar traffic dari internet hanya boleh lewat hanya untuk protocol WEB (tcp=80) saja untuk bisa mengakses ke Web server yang ada di DMZ2. Seentara inbound internet tidak boleh masuk ke DMZ1 dimana SQL server berada. Traffic dari internet tidak boleh masuk ke server SQL, SQL hanya boleh diakses oleh WEB server dan sebaliknya.
    Secara tradisional, corporate mengimplementasikan firewall hanya pada perimeter dari suatu jaringan – yaitu di ujung jaringan yang menghadap langsung kepada dunia luar alias Internet. Akan tetapi jaringan tradisional ini telah berubah. User di rumah terhubung dengan koneksi Internet kecepatan tinggi (Broadband) seperti Cable dan DSL, dan data sensitive dan critical disimpan didalam hard sik local komputer. perubahan ini sering memerlukan adanya suatu perlindungan local host dengan software firewall nya sendiri. Dan disinilah sebuah personal firewall mengambil peran.

    Apa yang dilakukan firewall?
    Seperti disebut didepan, sebuah firewall melindungi anda dari kegiatan dan ancaman dari lainnya. Umumnya kita biasa membatasi dari remote users dan system. Dari segi prespective teknis, sebuah firewall merupakan pertemuan traffic dari jaringan menuju atau dari jaringan lainnya dan melewatkan nya hanya jika sesuai dengan yang didefinisikan dalam rule base firewall tersebut. lihat artikel standard external firewall.

    Kapan firewall diperlukan?

    Firewall diperlukan jika anda perlu melindungi resources pada suatu host tertentu atau jaringan tertentu dari akses oleh remote users. Kita bisa mengunci komputer kita untuk tidak menerima koneksi masuk dengan cara memeriksa secara hari-hati setiap applikasi dan menyetop services / layanan yang tidak perlu. Hal ini mudah secara teori akan tetapi dalam praktiknya agak report tanpa mengorbankan layanan2 yang sangat perlu tetap berfungsi. Sebagai akibatnya, suatu personal firewall dapat mengijinkan anda untuk menjalankan applikasi seperti apa adanya seperti saat di install dan mengandalkan firewall untuk mem-blok koneksi yang masuk.
    Pada jaringan kecil, terkadang anda perlu melindungi jaringan secara keseluruhan melalui sebuah host gateway tunggal dengan software personal firewall terinstall didalamnya. Beberapa products bahkan dapat membatasi akses ke resources internet oleh user, memberikan kendali peruh terhadap kemampuan akses user anda ke berbagai layanan remote. Anda pelu memastikan bahwa putra-putri anda yang berumur dibawah 16 tahun tidak bisa mengakses atau download ke berbagai situs tertentu sementara anda sendiri bisa melakukannya. Fitur parents control ini biasa terdapat pada hampir wireless router terbaru saat ini misal WRT610N Linksys atau DIR-855 D-Link.
    Adalah firewall sangat diperlukan untuk melindungi segala jaringan dari para pendatang. Personal firewall adalah sangat berguna jika anda perlu melindungi beberapa hosts, sebuah PC, atau sebagai supplemen dari perlindungan perimeter dari sebuah firewall.

    Dimana Firewall Digunakan?
    Pada jaringan corporate yang besar, firewall digunakan pada gateway internet – pintu gerbang masuknya internet kedalam jaringan private corporate. Firewall bisa juga digunakan untuk mengisolasi workgroup yang berbeda bahkan jaringan corporasi antar business unit bisa memakai internal firewall walaupun tidak dianjurkan jika bisa menghambat layanan corporate penting lainnya seperti email corporate atau Active directory.
    Pada skala yang lebih kecil, personal firewall digunakan pada laptop atau PC untuk memberikan perlindungan jika mereka koneksi ke jaringan yang tidak terlindungi dengan baik seperti layanan hotspot di hotel, café, bandara dan lain2. Check perlindungan saat di hostspot. ISP umumnya tidak memberikan layanan proteksi kepada pelanggan mereka, sehingga anda bertanggungjawab terhadap perlindungan anda sendiri. Dalam suatu organisasi dalam jaringan, pilihlah laptop / PC yang sangat sensitive dengan personal firewall juga hanya jika perlu dan urgent.

    Siapa yang memerlukan Firewall?
    Ada banyak tempat dimana sutau personal firewall diperlukan
    Home user, khususnya yang mempunyai koneksi selalu On kepada internet.
    User coporate dengan laptop, jika laptops digunakan untuk koneksi remote kepada corporate melalui jaringan internet – melalui koneksi VPN. Jika koneksi laptop ke corporate melalui dial-up resikonya kecil, akan tetapi jika melalui jaringan Internet broadband adalah sangat riskan tanpa personal firewall.
    Corporate hosts yang mempunyai data sangat sensitive alias confidential dalam internal hard disk. Perlu diingat bahwa user internal dalam jaringan anda suka iseng mencoba menembus akses ke PC yang dianggap menyimpan data confidential. Firewall yang ada di perimeter corporate anda tidak bisa menghadapi akses oleh internal macam ini. Perimeter firewall hanya untuk menghadapi serangan dari internet, tidak untuk ancaman dari internal sendiri yang justru sering lebih berbahaya karena sudah berada didalam jaringan private anda.
    Jika anda ingin koneksi ke suatu jaringan, anda menghadapi resiko. Jika ini adalah jaringan dirumah anda, anda bisa mengendalikannya. Akan tetapi jika koneksi ke internet akan banyak compromi jarngan. Anda tidak pernah tahu siapa yang akan mencoba koneksi ke computer anda di internet. Untuk itulah anda membutuhkan personal firewall di rumah.

    Firewall, dari Masa ke Masa

    dewasa ini  ,minat dan pemahaman terhadap sistem keamanan jaringan (network security) semakin meningkat seiring dengan tingginya kebutuhan untuk itu. Hal ini, tidak diragukan lagi, terjadi akibat meluasnya penggunaan internet dan banyaknya perusahaan yang telah mengimplementasikan teknologi informasi berbasis jaringan pada bisnis mereka. Internet firewall, dengan segala kelebihan maupun kekurangannya, adalah salah satu mekanisme pengamanan yang paling banyak dipakai saat ini. Dalam artikel ini, kita akan mempelajari secara sepintas tentang apa itu internet firewall, sejarahnya, serta melihat bagaimana ia digunakan pada saat ini maupun di masa mendatang.
    Istilah “firewall” sendiri sebenarnya juga dikenal dalam disiplin lain, dan dalam kenyataannya, istilah ini tidak hanya bersangkutan dengan terminologi jaringan. Kita juga menggunakan firewall, misalnya untuk memisahkan garasi dari rumah, atau memisahkan satu apartemen dengan apartemen lainnya. Dalam hal ini, firewall adalah penahan (barrier) terhadap api yang dimaksudkan untuk memperlambat penyebaran api seandainya terjadi kebakaran sebelum petugas pemadam kebakaran datang untuk memadamkan api. Contoh lain dari firewall juga bisa ditemui pada kendaran bermotor, dimana firewall memisahkan antara ruang penumpang dan kompartemen mesin.
    Dalam terminologi internet, istilah “firewall” didefinisikan sebagai sebuah titik diantara dua/lebih jaringan dimana semua lalu lintas (trafik) harus melaluinya (chooke point); trafik dapat dikendalikan oleh dan diautentifikasi melalui sautu perangkat, dan seluruh trafik selalu dalam kondisi tercatat (logged). Dengan kata lain, “firewall adalah penghalang (barrier) antara ‘kita’ dan ‘mereka’ dengan nilai yang diatur (arbitrary) pada ‘mereka’” (Chesswick, W & Bellovin, S., 1994).
    Network firewall yang pertama muncul pada akhir era 1980-an, berupa perangkat router yang dipakai untuk memisahkan suatu network menjadi jaringan lokal (LAN) yang lebih kecil. Dalam kondisi ini, penggunaan firewall hanya dimaksudkan untuk mengurangi masalah peluberan (spill over) data dari LAN ke seluruh jaringan. Hal ini mencegah masalah-masalah semacam error pada manajemen jaringan, atau aplikasi yang terlalu banyak menggunakan sumber daya meluber ke seluruh jaringan. Firewall untuk keperluan sekuriti (security firewall) pertama kali digunakan pada awal dekade 1990-an, berupa router IP dengan aturan filter tertentu. Aturan sekuriti saat itu berupa sesuatu seperti: ijinkan setiap orang “di sini” untuk mengakses “ke luar sana”, juga cegahlah setiap orang (atau apa saja yang tidak disukai) “di luar sana” untuk masuk “ke sini”. Firewall semacam ini cukup efektif, tetapi memiliki kemampuan yang terbatas. Seringkali sangat sulit untuk menggunakan aturan filter secara benar. Sebagai contoh, dalam beberapa kasus terjadi kesulitan dalam mengenali seluruh bagian dari suatu aplikasi yang dikenakan restriksi. Dalam kasus lainnya, aturan filter harus dirubah apabila ada perubahan “di luar sana”.

    Firewall generasi selanjutnya lebih fleksibel, yaitu berupa sebuah firewall yang dibangun pada apa yang disebut “bastion hosts”. Firewall komersial yang pertama dari tipe ini, yang menggunakan filter dan gateway aplikasi (proxies), kemungkinan adalah produk dari Digital Equipment Corp. (DEC) yang dibangun berdasarkan firewall korporat DEC. Brian Reid dan tim engineering di laboratorium sistem jaringan DEC di Pallo Alto adalah pencipta firewall DEC. Firewall komersial pertama dikonfigurasi untuk, dan dikirimkan kepada pelanggan pertamanya, sebuah perusahaan kimia besar yang berbasis di pantai timur AS pada 13 Juni 1991. Dalam beberapa bulan kemudian, Marcus Ranum dari Digital Corp. menciptakan security proxies dan menulis ulang sebagian besar kode program firewall. Produk firewall tersebut kemudian diproduksi massal dengan nama dagang DEC SEAL (singkatan dari Security External Access Link). DEC SEAL tersusun atas sebuah sistem eksternal yang disebut gatekeeper sebagai satu-satunya sistem yang dapat berhubungan dengan internet, sebuah filtering gateway yang disebut gate, dan sebuah mailhub internal (lihat gambar 1).

    Gambar 1: DEC SEAL, Firewall komersial yang pertama.Dalam rentang waktu yang sama, Chesswick dan Bellovin di Bell labs bereksperimen dengan firewall yang berbasis sirkuit relay. Sebagai hasilnya,Raptor Eagle muncul sekitar 6 bulan setelah DEC SEAL diluncurkan, diikuti kemudian oleh produk ANS InterLock.
    Pada 1 Oktober 1993, Trusted Information System (TIS) Firewall Toolkit (FWTK) diluncurkan dalam bentuk kode sumber (source code) ke komunitas internet. Ini menyediakan basis dari produk firewall komersial dari TIS yang kemudian dinamaiGauntlet. Dalam fase ini, FWTK masih digunakan untuk keperluan eksperimen, dan untuk kalangan industri dan pemerintahan sebagai basis dari sekuriti jaringan internet mereka. Pada 1994, Check Point menyusul dengan produknya,Firewall-1 yang memperkenalkan kemudahan penggunaan (user friendliness) di dunia sekuriti internet. Generasi firewall sebelum Firewall-1 memerlukan editing file berformat ASCII dengan ASCII editor. Check Point memperkenalkan ikon, warna, kendali mouse, konfigurasi berbasis X-11, dan antarmuka manajemen (management interface) sehingga sangat memudahkan proses instalasi dan administrasi firewall.
    Kebutuhan firewall generasi awal lebih mudah untuk didukung karena dibatasi oleh layanan internet yang tersedia pada masa itu. Tipikal organisasi atau bisnis yang terkoneksi ke internet saat itu hanya memerlukan akses yang secure ke remote terminal access (Telnet), file transfer (FTP), electronic mail (SMTP), dan Usenet (Network News Transfer Protocol, NNTP). Dewasa ini kita menambahkan daftar ini dengan akses ke web, live news broadcasts, informasi cuaca, perkembangan bursa saham, music on demand, audio dan videoconferencing, telephony, akses database, filer sharing, dan segudang layanan lainnya.
    Apa saja kerapuhan (vulnerability) dari layanan-layanan baru ini? Apa resikonya? Seringkali jawabannya adalah “kita belum tahu”.

    Jenis-Jenis Firewall
    Ada empat jenis firewall, atau lebih tepatnya tiga jenis ditambah dengan satu tipe hybrid (campuran). Disini kita tidak akan membahas setiap jenis secara rinci karena itu membutuhkan pembahasan tersendiri yang lebih teknis dan umumnya sudah tersedia dalam dokumentasi-dokumentasi tentang firewall. Keempat jenis tersebut masing-masing adalah:

    Packet Filtering: Firewall jenis ini memfilter paket data berdasarkan alamat dan opsi-opsi yang sudah ditentukan terhadap paket tersebut. Ia bekerja dalam level IP paket data dan membuat keputusan mengenai tindakan selanjutnya (diteruskan atau tidak diteruskan) berdasarkan kondisi dari paket tersebut. Firewall jenis ini terbagi lagi menjadi tiga subtipe:


    Static Filtering: Jenis filter yang diiplementasikan pada kebanyakan router, dimana modifikasi terhadap aturan-aturan filter harus dilakukan secara manual.
    Dynamic Filtering: Apabila proses-proses tertentu di sisi luar jaringan dapat merubah aturan filer secara dinamis berdasarkan even-even tertentu yang diobservasi oleh router (sebagai contoh, paket FTP dari sisi luar dapat diijinkan apabila seseorang dari sisi dalam me-request sesi FTP).
    Stateful Inspection: Dikembangkan berdasarkan teknologi yang sama dengan dynamic filtering dengan tambahan fungsi eksaminasi secara bertingkat berdasarkan muatan data yang terkandung dalam paket IP.Baik dynamic maupun stateful filtering menggunakan tabel status (state table) dinamis yang akan membuat aturan-aturan filter sesuai dengan even yang tengah berlangsung.
    Circuit Gateways: Firewall jenis ini beroperasi pada layer (lapisan) transpor pada network, dimana koneksi juga diautorisasi berdasarkan alamat. Sebagaimana halnya Packet Filtering, Circuit Gateway (biasanya) tidak dapat memonitor trafik data yang mengalir antara satu network dengan network lainnya, tetapi ia mencegah koneksi langsung antar network.
    Application Gateways: Firewall tipe ini juga disebut sebagai firewall berbasis proxy. Ia beroperasi di level aplikasi dan dapat mempelajari informasi pada level data aplikasi (yang dimaksudkan disini adalah isi [content] dari paket data karena proxy pada dasarnya tidak beroperasi pada paket data). Filterisasi dilakukan berdasarkan data aplikasi, seperti perintah-perintah FTP atau URL yang diakses lewat HTTP. Dapat dikatakan bahwa firewall jenis ini “memecah model client-server”.
    Hybrid Firewalls: Firewall jenis ini menggunakan elemen-elemen dari satu atau lebih tipe firewall. Hybrid firewall sebenarnya bukan sesuatu yang baru. Firewall komersial yang pertama, DEC SEAL, adalah firewall berjenis hybrid, dengan menggunakan proxy pada sebuah bastion hosts (mesin yang dilabeli sebagai “gatekeeper” pada gambar 1) dan packet filtering pada gateway (“gate”). Sistem hybrid seringkali digunakan untuk menambahkan layanan baru secara cepat pada sistem firewall yang sudah tersedia. Kita bisa saja menambahkan sebuah circuit gateway atau packet filtering pada firewall berjenis application gateway, karena untuk itu hanya diperlukan kode proxy yang baru yang ditulis untuk setiap service baru yang akan disediakan. Kita juga dapat memberikan autentifikasi pengguna yang lebih ketat pada Stateful Packet Filer dengan menambahkan proxy untuk tiap service.Apapun basis teknologi yang digunakan, sebuah firewall pada dasarnya berlaku sebagai sebuah gateway yang terkontrol di antara dua atau lebih network dimana setiap trafik harus melewatinya. Sebuah firewall menjalankan aturan sekuriti dan meninggalkan jejak yang dapat ditelusuri.
    Pemanfaatan Firewall
    Sebuah firewall mencegat dan mengontrol trafik antar network dengan tingkat kepercayaan (level of trust) yang berbeda-beda. Ia adalah bagian dari pertahanan garis depan dari suatu organisasi dan harus menjalankan aturan sekuriti pada network bersangkutan. Dalam definisi Chesswick dan Bellovin, ia menyediakan sebuah jejak (trail) yang dapat ditelusuri. Firewall merupakan tempat yang cocok untuk mendukung autentifikasi pengguna yang kuat sebaik komunikasi privat antara dua firewall. Firewall juga merupakan tempat yang tepat untuk memfokuskan keputusan tentang sekuriti dan untuk menjalankan aturan sekuriti. Ia dapat mencatat aktifitas internetwork dan membatasi wilayah cakupan (exposure) dari sebuah organisasi (Chapman & Zuichi, 1995).
    Wilayah cakupan yang rentan serangan disebut sebagai “zona resiko”. Apabila sebuah organisasi terkoneksi ke internet tanpa menggunakan firewall (gambar 2), maka setiap host dalam network privat dapat mengakses secara langsung setiap resource dalam internet. Dalam hal ini, setiap host di internet dapat menyerang setiap host di network privat. Mengurangi zona resiko adalah tindakan terbaik, dan sebuah firewall internetwork memungkinkan kita untuk membatasi zona resiko. Seperti yang kita lihat di gambar 3, zona resiko termasuk firewall itu sendiri, sehingga setiap host di internet dapat menyerang firewall. Dalam keadaan ini, setiap upaya serangan akan terpusat di satu titik, dan karenanya lebih mudah untuk dikontrol.


    Gambar 2: Zona resiko dari network privat yang tidak terproteksi


    Gambar 3: Zona resiko dengan firewallNamun demikian, bukan berarti firewall bisa sepenuhnya diandalkan dalam urusan sekuriti. Firewall tidak dapat membaca pikiran manusia atau mendeteksi paket data dengan muatan yang tidak semestinya. Firewall juga tidak dapat melindungi network dari serangan yang berasal dari dalam (insider attack), walaupun ia masih bisa mencatat aktifitas network apabila si penyerang menggunakan gateway untuk melaksanakan aksinya. Firewall juga tidak bisa melindungi koneksi yang tidak melaluinya. Dengan kata lain, apabila seseorang terkoneksi ke internet melalui modem dan saluran telepon, maka tidak ada yang bisa dilakukan oleh firewall. Firewall juga hanya menyediakan sedikit proteksi untuk jenis serangan yang sebelumnya belum dikenal, dan bahkan proteksi yang sangat buruk terhadap serangan virus komputer.


    Firewall di Masa Kini
    Firewall pertama yang diaplikasikan di internet berupa autetifikasi pengguna yang kuat. Apabila aturan sekuriti mengijinkan akses ke network privat dari jaringan luar, seperti internet, maka dibutuhkan satu jenis mekanisme autentifikasi pengguna. Secara sederhana, autentifikasi dapat diartikan sebagai usaha “untuk meyakinkan keabsahan sebuah identitas”. Username dan password merupakan salah satu jenis autentifikasi, tapi bukan autentifikasi yang kuat. Dalam koneksi non-privat, seperti halnya koneksi non-enkripsi yang melintasi jaringan internet, username dan password dapat dicegat untuk dibaca. Autentifikasi yang kuat menggunakan teknik kriptografi, misalnya dengan memanfaatkan sertifikasi maupun dengan menggunakan sebuah peralatan khusus semacam kalkulator (seperti KeyBCA). Mekanisme ini mencegah apa yang disebut sebagai “replay attack” - dimana, sebagai contoh, sebuah username dengan passwordnya dicegat untuk kemudian digunakan oleh yang pihak lain tidak berhak. Karena kedudukannya itu - berada di antara sisi “trust” dan “untrust” dari network - dan karena fungsinya sebagai gateway terkontrol, firewall menjadi tempat yang logis untuk menempatkan layanan semacam ini.
    Firewall jenis lain yang bekerja di internet adalah enkripsi firewall-to-firewall. Sistem ini pertama kali diaplikasikan pada firewall ANS InterLock. Saat ini, koneksi semacam ini disebut sebagai Virtual Private Network (VPN). Ia adalah “privat” karena menggunakan kriptografi. Ia menjadi privat secara “virtual” karena komunikasi privat tersebut mengalir melalui jaringan publik seperti internet. Walaupun VPN telah ada pada masa dimana firewall belum dikenal, namun ia kini mulai sering dijalankan pada firewall. Dewasa ini, kebanyakan pengguna mengharapkan vendor firewall agar juga menyediakan opsi untuk VPN. Disini, firewall bertindak sebagai titik akhir (end point) untuk VPN diantara pengguna enterprise dan mobile (telekomuter) sehingga komunikasi yang konfidensial antara perangkat yang terhubung dapat terus terjaga.
    Dalam beberapa tahun terakhir, firewall juga populer untuk digunakan sebagai perangkat content screening. Beberapa aplikasi firewall di lapangan ini mencakupvirus scanner, URL screening, dan scanner keyword (juga dikenal di kalangan pemerintah AS sebagai “guards”). Apabila aturan sekuriti di sebuah organisasi mewajibkan screening terhadap virus komputer, adalah tindakan yang logis untuk melakukan screening terhadap lalu lintas file pada entry point yang terkontrol seperti halnya pada firewall. Faktanya, tersedia standar untuk memasang software antivirus pada aliran data (data flow) di firewall untuk mencegat dan menganalisis file data. Demikian pula halnya dengan URL screening – akses ke www yang terkontrol melalui firewall – dan content screening juga merupakan “bagian” yang cocok untuk dilimpahkan pada firewall.
    Terlepas dari segala manfaatnya, masih ada juga keraguan di kalangan administrator jaringan untuk memanfaatkan firewall, khususnya menyangkut performa sistem jaringan. Ada anggapan bahwa penggunaan firewall berpotensi untuk menurunkan performa sistem secara signifikan. Sebagai solusinya, belakangan beberapa vendor router dan firewall telah mengembangkan suatu add-on firewall yang relatif baru yang disebut “flow control” untuk menghantarkan Quality of Service (QoS). QoS, sebagai contoh kasus, dapat membatasi besarnya bandwidth network yang dapat dipakai oleh seorang pengguna jaringan, atau membatasi besarnya kapasitas network yang dapat dipakai untuk layanan yang spesifik (seperti FTP atau web). Sekali lagi, karena firewall berfungsi sebagai gateway, maka ia menjadi tempat yang logis untuk menempatkan mekanisme pengaturan QoS.

    Masa Depan Firewall
    Di masa mendatang, firewall diprediksi akan menjadi pusat pengaturan pada network maupun internetwork. Selama ini, firewall dipandang sebagai komponen sekuriti berskala besar pertama yang pernah dikenal, produk keamanan internet pertama yang sukses secara komersial, dan piranti sekuriti yang paling banyak digunakan. Namun firewall sendiri masih belum sepenuhnya memadai untuk mengamankan sebuah jaringan. Firewall hanyalah salah satu mekanisme yang digunakan untuk itu. Firewall dituntut untuk mampu berkomunikasi dan berinteraksi dengan piranti (device) lainnya. Firewall harus dapat berhubungan dengan sistem kontrol sekuriti jaringan, melaporkan kondisi-kondisi serta even yang sedang berlangsung, dan memungkinkan sistem kontrol merekonfigurasi sensor dan respon sistem secara keseluruhan. Sebuah firewall dapat berhubungan dengan piranti deteksi penyusupan (intrusion) pada jaringan untuk mengatur tingkat sensitifitasnya, misalnya dengan mengijinkan koneksi yang ber-autentifikasi dari luar jaringan dalam kondisi tertentu. Sebuah stasiun monitoring yang terpusat dapat memantau semua proses ini, membuat beberapa perubahan, bereaksi terhadap alarm dan peringatan-peringatan lainnya, serta meyakinkan bahwa seluruh software antivirus dan piranti content-screening berfungsi secara normal.
    Dewasa ini, beberapa produk telah dibuat berdasarkan teknologi tersebut. Sistem deteksi penyusupan (Intrusion Detection System, IDS) dan sistem rekonfigurasi firewall secara otomatis berdasarkan kondisi tertentu kini telah tersedia. Namun teknologi firewall sendiri terus berevolusi ke bentuk yang lebih maju. Firewall kini memainkan peranan penting dalam strategi pengamanan yang bersifat multilayer dan multilevel.
    Dengan maraknya penggunaan internet dan intranet, maka penggunaan firewall pada layanan tersebut juga makin berkembang. Ia bukan lagi menjadi satu-satunya mekanisme sekuriti, melainkan akan bekerjasama dengan sistem pengamanan lainnya. Ke depan, firewall kemungkinan akan berkembang dengan memanfaatkan teknologi yang lebih maju, namun ia akan tetap menjadi bagian tak terpisahkan dalam metode dan mekanisme pengamanan jaringan.

    Cara Memblokir Aplikasi Tertentu Pada Komputer

    Banyak sekali aplkasi aplikasi yang berpotensi membahayakan kinerja sistem kompoter kita, tapi biasanya kita hanya pasrah saja dan menyerahkan tugas seperti kepada Antivirus, firewall, dan aplikasi sejenisnya.

    Tapi tahukah anda?? kalau nggak semua program berbahaya dapat terdeteksi oleh antivirus, ataupun firewall??? Di komputer saya aja terinstal 3 antivirus, yaitu PCMAV, SMADAV, dan Eset SMART Security 4, selain itu saya juga masih menggunakan Deep Freeze. AL ataupun FBI aja kaya nya susah jebol atau menyelinap masuk komputer saya, (udah kaya di fil-film) Hehehehe

    Oke kita lanjutkan kembali, disni saya akan mencoba sedikit memberikan tips tentang cara memblokir aplikasi tertentu dengan cara manual, tanpa bantuan antivirus ataupun program sejenis, tetapi hanya menggunakan registry windows.

    Pertama, jalankan Registry editor
    Kalau belum tahu caranya, tekan WIN+R lalu masukan kata regedit di kotak yang disediakan. Kalau nggak tahu juga apa itu WIN+R?? Silakan sobat blogger klik START kemudian klik RUN. Sudah ketemu?? kalau gitu kita lanjuuuuuut, Hehehe
    Pada jendela Registry Editor, masuklah ke keyHKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer.
    Kemudian buat DWORD value baru dengan cara mengklik kanan mouse lalau pilih [New] >[DWORD Value] dan beri nama DisallowRun. Klik 2x data tersebut, kemudian isi value nya dengan nilai 1.


    Setelah itu buat Subkey baru bernama DisallowRun sehingga terbentuk key :HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\DisallowRun.

    Pada key DisallowRun tersebut anda bisa mendefinisikan nama file aplikasi yang ingin anda blok. Cara nya buat string value baru dengan mengklik kanan mouse (sama seperti tadi) bedanya kita membuat string bukan DWORD. Kemudian beri value string tersebut dengan 1. Untuk memblok aplikasi lain, anda dapat membuat string value baru dengan angka lain secara berurutan, seperti 1,2,3,4 dan seterusnya. Kemudian pada value data isikan dengan nama aplikasi yang ingin anda blok. Misalnya :Photoshop.exe atau regedit.exe

    Setelah selesai, silakan restart komputer anda.

    Good Luck

    Cara Backup Registry Windows

    selamat malam semua bagaimana kabarnya nie guys oke langsung saja ke TKP guys .
    Setiap kali anda melakukan perubahan pada sebuah system windows, ada baiknya anda melakukan backup terlebih dahulu terhadap system. Begitu juga ketika anda melakukan perubahan pada registry, sebaiknya lakukan backup terlebih dahulu sebelum anda membuat perubahan didalamnya.

    Cara Mudah Backup Registry Windows  Image

    Semua hardware, operating system, software dan informasi tentang perangkat komputer disimpan dalam registry. Registry adalah jantung dari sistem operasi windows. Berikut adalah cara mudah dan cepat untuk melakukan backup registry windows. Tidak perlu menginstall sebuah aplikasi tambahan untuk melakukannya, hanya sebuah langkah kecil yang sangat bermanfaat buat backup system anda. Dan jangan lupa, ini berlaku pada semua system Windows, baik Windows XP, Windows 2000, Windows Vista maupun Windows 7.
    Buka registry editor dengan cara klik Start, dan ketik regedit kemudian tekan enter. Kalau di Windows XP, klik Start, Run kemudian ketik regedit dan tekan tombol enter.
    Cara Mudah Backup Registry Windows  Image
    Klik File, kemudian klik Export.
    Cara Mudah Backup Registry Windows  Image
    Simpan file registry di folder yang anda inginkan.

    Cara Mudah Backup Registry Windows  Image

    Sekarang, registry anda punya cadangan yang bisa di restore kapan saja. Untuk melakukan restore, cukup klik dua kali file yang telah anda simpan tadi.

    Friday, 21 October 2011

    Windows 8 Developer Preview downloads

    Windows Developer Preview downloads
    The Windows Developer Preview is a pre-beta version of Windows 8 for developers. These downloads include prerelease software that may change without notice. The software is provided as is, and you bear the risk of using it. It may not be stable, operate correctly or work the way the final version of the software will. It should not be used in a production environment. The features and functionality in the prerelease software may not appear in the final version. Some product features and functionality may require advanced or additional hardware, or installation of other software.
     
    Windows Developer Preview with developer tools English, 64-bit (x64)
    DOWNLOAD (4.8 GB)
    Sha 1 hash - 6FE9352FB59F6D0789AF35D1001BD4E4E81E42AF
    All of the following come on a disk image file (.iso). See below for installation instructions.
    64-bit Windows Developer Preview
    Windows SDK for Metro style apps
    Microsoft Visual Studio 11 Express for Windows Developer Preview
    Microsoft Expression Blend 5 Developer Preview
    28 Metro style apps including the BUILD Conference app
     
    Windows Developer Preview English, 64-bit (x64)
    DOWNLOAD (3.6 GB)
    Sha 1 hash – 79DBF235FD49F5C1C8F8C04E24BDE6E1D04DA1E9
    Includes a disk image file (.iso) to install the Windows Developer Preview and Metro style apps on a 64-bit PC.
     
    Windows Developer Preview English, 32-bit (x86)
    DOWNLOAD (2.8 GB)
    Sha 1 hash - 4E0698BBABE01ED27582C9FC16AD21C4422913CC
    Includes a disk image file (.iso) to install the Windows Developer Preview and Metro style apps on a 32-bit PC.
     
      
    System Requirements
    Windows Developer Preview works great on the same hardware that powers Windows Vista and Windows 7:
    1 gigahertz (GHz) or faster 32-bit (x86) or 64-bit (x64) processor
    1 gigabyte (GB) RAM (32-bit) or 2 GB RAM (64-bit)
    16 GB available hard disk space (32-bit) or 20 GB (64-bit)
    DirectX 9 graphics device with WDDM 1.0 or higher driver
    Taking advantage of touch input requires a screen that supports multi-touch
    To run Metro style Apps, you need a screen resolution of 1024 X 768 or greater
     
    Notes about installing the Windows Developer Preview
    You can't uninstall the Windows Developer Preview. To reinstall your previous operating system, you must have restore or installation media.
    Install on:
    Windows Developer Preview (32-bit or 64-bit)
    Windows 7 and Windows Vista
    Windows XP
    Windows Developer Preview with developer tools
    Clean install only
    Clean install only
    Windows Developer Preview (32-bit or 64-bit
    You can only keep accounts and files
    You can keep accounts, files, and settings
     
    A clean install is supported on all builds. You will only receive the full set of installation options when setup is launched in Windows.
     
    How to install the Windows Developer Preview from an ISO image
    The Windows Developer Preview is delivered as an .iso image that must be converted into installation media stored on a DVD or a USB flash drive. On Windows 7, the easiest way to convert this file is to use Windows Disc Image Burner for more info about how to burn cd visit the next doc or ( http://word-learning.blogspot.com/2011/10/membakar-cd-atau-dvd-dari-file-iso.html ).
     On Windows XP and Windows Vista, a third-party program is required to convert an .iso file into installable media—and DVD burning software often includes this capability.
    Note: The .iso file that contains the developer tools requires a large capacity DVD called a DVD-9, as well as a DVD burner that can handle dual-layer (DL) DVDs. Most modern burners should be able to handle this format.

    Membakar CD atau DVD dari file ISO

    File ISO, juga disebut gambar disk, adalah sebuah file tunggal yang salinan CD atau DVD seluruh data.
    Ketika Anda membakar CD atau DVD dari file ISO, disk baru memiliki folder yang sama, file, dan sifat sebagai disk yang asli. Cara yang paling umum untuk mendapatkan file ISO adalah untuk men-download dari sebuah situs web. Sebagai contoh, Anda mungkin men-download dan kemudian menggunakan file ISO untuk memperbarui perangkat lunak pada komputer Anda.
    Anda dapat membakar file gambar disk, yang sering memiliki baik iso atau. Ekstensi. Nama file img, ke CD atau DVD recordable dengan menggunakan Windows Disc Burner Gambar. Apakah Anda dapat membakarnya ke sebuah CD yang recordable, DVD, atau Blu-ray Disc tergantung pada burner disk Anda dan jenis cakram dapat membakar, ukuran file gambar disk, serta perangkat di mana Anda berencana untuk menggunakandisk.


    Masukkan CD recordable, DVD, atau Blu-ray Disc ke dalam pembakar disk Anda.
    Buka Komputer dengan mengklik tombol Start, dan kemudian klik Komputer.
    Dalam Windows Explorer, cari file gambar disk, dan kemudian klik dua kali.
    Jika Anda memiliki lebih dari satu disk burner, dari daftar burner Disc Burner Gambar di Disc Windows, klik burner yang ingin Anda gunakan.
    (Opsional) Jika Anda ingin memastikan bahwa gambar disk dibakar dengan benar ke disk, pilih disk Verifikasi setelah membakar kotak centang.
    Jika integritas dari file disk image sangat penting (misalnya, file gambar disk berisi update firmware), Anda harus memilih kotak cek ini.
    Klik Burn untuk membakar disk.




    Catatan
    Jika pihak ketiga CD atau DVD program pembakar diinstal pada komputer Anda, program yang mungkin terbuka ketika Anda double-klik file gambar disk. Jika ini terjadi, dan Anda ingin menggunakan Windows Burner Gambar Disc untuk membakar CD atau DVD dari file gambar disk, bukan, klik kanan file gambar disk, dan kemudian klik gambar disk Burn.
    Anda tidak dapat membuat file image disk menggunakan Windows Disc Burner Gambar.Untuk membuat file gambar disk, Anda perlu menginstal dan menggunakan pihak ketiga atau program CD DVD burning atau program lain yang memungkinkan Anda membuat file gambar disk dari CD atau DVD.

    Shutdown dan proses Startup:

    Shutdown dan proses Startup:
    Power pada
    |
    Bios
    |
    boot loader
    |
    OS kernel
    |
    init
    |
    sistem siap
    Langkah Satu Bios::
    Bios: cek Ram dan mendeteksi perangkat yang akan memuat dari itu (Cd ruang atau HDD) itu panggilan panggilan urutan perangkat boot

    memberi data ke MBR (Master Boot Record) dan itu sektor pertama pada HDD dan itu512 byte sebelum setiap partisi dan panggilan Sektor Boot juga.
    Isi MBR dua hal:
    Boot pertama Load dan itu Lilo (tua) atau Grub (baru)
    Tabel Partisi kedua dan itu isi semua info tentang HDD
    Langkah Dua Boot Loader::
    Boot Loader adalah program menerima data dan informasi dari Bios dan mencari OS dan meletakkannya di Ram sebagai langkah pertama untuk membukanya.
    Dan ada lebih dari pada program melakukan boot loader pekerjaan tetapi ada dua program yang terkenal:
    lilo pendek untuk (Linux Loader)
    Grub pendek untuk (Grand Unified Boot Loader)
    Dan kita menggunakan Grub sekarang karena itu baru.
    Dan grub adalah layar biru yang muncul ketika OS open

    GRUB


    Fitur grub:
    Lebih fleksibel dalam menangani dari Lilo.
    Untuk Grub ini shell yang minimal sendiri terlihat seperti shell OS.
    Grup memberikan Properti enkripsi untuk password dalam format file.
    Gunakan dengan OS Unix banyak karena menggunakan GUN / Hurd dan dengan LiloBSD dan lainnya tapi hanya dengan Linux.
    Dan lebih ..

    LILO

    dan Anda dapat melihat bahwa ruang MBR (512) terlalu kecil untuk menempatkanprogram apapun di atasnya sehingga program yang menyimpan dalam Bagian (lilo ataugrub) MBR untuk Bagian banyak (stadium) dan kita pasang di MBR (Tahap 1) dan bagian lain pada HDD pada boot / khusus (Tahap 2)
    Tahap grub:
    Tahap 1: di MBR
    Tahap 2: di folder / boot
    Tahap 3: itu layar biru

    Grub Format (untuk pengguna Linux dan mahasiswa)::
      Good Luck

    Tuesday, 11 October 2011

    Cara Install Windows XP pada notebook dg HDD SATA

    Cara Install Windows XP pada notebook dg HDD SATA dengan atau tanpa Floppy Disk
    Type Harddisk Notebook saat ini sudah mempergunakan SATA dan masih banyaknya user yang memilih Operating System Windows XP, sedangkan Windows XP sendiri belum bisa mengenali Harddisk SATA tersebut secara langsung maka seringkali user/customer mengatakan Harddisk tersebut rusak atau tidak dikenali pada saat instalasi Windows.
    Tapi sebenarnya Harddisk tersebut tidak rusak hanya kita perlu menginstall driver Harddisk SATA pada saat awal instalasi Windows XP tersebut atau kita bisa men-disable feature SATA pada laptop tersebut apabila BIOSnya mendukung.
    Berikut cara instalasi laptop dengan Harddisk Type SATA dengan 2 cara yaitu :
    I. Men “DISABLE” SATA NATIVE SUPPORT
    Hal ini dilakukan apabila “BIOS” pada Notebook/Laptop tersebut mendukung untuk melakukan DISABLE SATA NATIVE SUPPORT, yaitu dgn cara sebagai berikut:
    1. Masuk Menu BIOS
    2. pilih Menu System Configuration atau yang berisi tentang harddisk
    3. pilih SATA NATIVE SUPPORT
    4. Rubah menjadi DISABLE
    5. Save perubahan dan keluar dari Menu BIOS
    6. Setelah Restart lakukan instalasi Windows XP
    atau merubah mode harddisknya di BIOS, rubah dari AHCI menjadi IDE ..
    II. Instalasi menggunakan “External DiskDrive/Floppy Drive” (ini butuh ketelitian)
    Apabila BIOS pada NoteBook/Laptop tersebut tidak ditemukan menu untuk mendisable SATA NATIVE SUPPORT (seperti pada langkah I diatas) maka Instlasi Windows XP harus dilakukan dengan mempergunakan External Floppy DiskDrive.
    Pada cara ini anda mutlak memerlukan satu buah komputer yang dilengkapi dengan Floppy Disk Drive dan sebuah Disket Kosong yang berfungsi untuk meng-ekstract file driver SATA. Floppy drive ini bisa juga berupa sebuah External USB Floppy Disk Drive.
    Caranya copykan / extract file driver SATA ke floppy disk / disket.
    Kemudian lakukan instalasi seperti biasa, ketika muncul pesan “Press F6 to Install a Third Party Driver”, tekan F6 dan ketika diminta drivernya, arahkan ke External USB Floppy drive. Pilih driver yang sesuai. Kemudian lanjutkan instalasi Windows XP seperti biasa.
    Khusus Notebook Compaq Presario, bisa lakukan langkah-langkah sbb:
    1. Buka CD Driver (copy) yang disertakan pada Komputer (Notebook / PC) yang telah ada Operating Systemnya dan memiliki DiskDrive
    2. Explore CD Driver (di komputer yg ada DiskDrivenya)
    3. Masuk/Pilih Direktori \Umum\HDD SATA
    4. Pilih Direktori HDD965/HDD 945 sesuai dgn spesifikasi Notebook
    mis: – Notebook Pressario 3430/3422 — Chipset i945 pilih Direktori 945
    – Notebook Pressario 3535/3504 — Chipset i965 pilih Direktori 965
    5. Jalankan file yg ada di dalam Direktori tersebut (akan minta disket)
    6. Masukkkan Disket Kosong yang diinginkan tunggu sampai selesai.
    7. Ambil Disket yang telah jadi tersebut untuk persiapan Instalasi Notebook
    8. Persiapkan Notebook yang akan diinstal, Pasang External DiskDrive
    9. Booting Notebook dg windows XP
    10. Tunggu beberapa saat hingga layar biru muncul dan tekan F6 segera mungkin
    11. Tunggu beberapa saat hingga muncul perintah untuk masukkan/load Driver yg diinginkan
    -> tekan S -> Muncul pesan untuk masukkan Disket Driver yang akan di LOAD
    -> Masukkan Disket Driver (poin 7) Tekan Enter
    -> Tunggu beberapa saat hingga muncul beberapa Pilihan Driver yang akan diinstall
    -> pilih Driver yg sesuai dgn tipe Notebook (contoh : SATA ICH8 AHCI mobile
    u/Chipset Intel 965)
    -> tekan enter
    12. Lanjutkan proses instalasi seperti Biasa dan jangan Ambil Disket hingga RESTART
    Notebook merk lain, bisa gunakan langkah-langkah sebagai panduan, tinggal disesuaikan dibagian instalasi driver SATA.

    Friday, 07 October 2011

    BELAJAR / OTAK ATIK REGEDIT

    Otak-atik regedit dibilang gampang-gampang susah, ya memang gampang. Jadi yang tidak tahu apa itu registry harus belajar dulu apa fungsinya registry. Yang udah tahu baik itu dikit atau banyak atau sama sekali tidak tahu, ini ada sedikit tip yang bisa anda lakukan kepada komputer anda. Sebagian besar dari tip ini sudah dicoba dan dan hasilnya lumayan, bisa buat nambah kecepatan dan keamanan komputer. Bagi yang kantong tipis atau malah gak ada kantongnya, bisa menerapkan cara ini. Dari pada membeli tool kemanan yang harganya mahal.
    Registry adalah penentu cara kerja OS Windows XP, oleh karenanya utak-atik registry berarti mengutak-atik cara kerja Windows XP anda. Agar terhindar dari trouble, sebelum mengutak-atik Registry, ada baiknya melakukan backup terlebih dahulu registry windows XP Anda. Adapun caranya adalah sebagai berikut ini :
    • Klik tombol Start > Run. Ketik regedit dan tekan Enter setelah berada didalam jendela Run.
    • Didalam Registry Editor, pilih menu File > Export.
    • Setelah Export Registry File muncul, masukkan nama file ke bagian File Name, misalnya backup-registry dan sebagainya. tekan tombol Save.
    1. Mempercepat akses Folder – dengan mendisable Last Access Update.
    Jika anda memiliki banyak folder dan subdirectories, maka akses ke Direktory2 Windows XP terasa sangat berat dan seringkali cuman membuang waktu. Dengan mengupdate time stamp di registry, yaitu last access update untuk semua sub directory.
    • Start>Run>regedit
    • “HKEY_LOCAL_MACHINESystemCurrentControlSetContr olFileSystem”Klik
    • kanan di bagian yg kan (cari area yg kosong), lalu pilih ‘DWORD Value’Bikin
    • DWORD Value dengan nama ‘NtfsDisableLastAccessUpdate’Klik kanan pada value baru terus pilih ‘Modify’Ubah data menjadi ‘1′
    • Klik ‘OK’
    2. Mempercepat waktu Boot
    Fitur yg lumayan asik dari Windows XP adalah kemampuan untuk mendefrag ketika ada dalam proses booting. Boot Defrag pada prinsip menata file2 yg relevan dengan booting secara berurutan. Secara default fitur ini telah diaktifkan pada beberapa Build Windows, tapi beberapa build windows tidak, ada baiknya kalo kita cross check terhadap fiotur yg satu ini.
    • Start Menu>Run
    • Regedit
    • HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWARE/Microsoft/DfrgBootOpt imizeFunction
    • Cari “Enable” dibagian kanan regedit
    • Klik “Modify”
    • Pilih “Y to enable”
    • Reboot
    3. Mempercepat Performa Swapfile
    Jika anda memiliki ram lebih besar dari 256MB bisa dibilang tweaking yg ini akan membuat sistem anda berjalan lebih cepat. Tweaking ini pada dasarnya PC kita mengunakan setiap byte dari memori fisik yg terpasang di komputer kita, SEBELUM mengunakan swap file.
    • Start>Run
    • “msconfig.exe”>ok
    • Klik tab System.ini
    • Klik tanda plus pada tab 386enh
    • Klik kotak new kemudian ketik “ConservativeSwapfileUsage=1″
    • Klik OK
    • Restart
    4. Mempercepat Loading Windows Menu
    Tweak ini adalah tweaking fav saya, karena akan komputer kita terasa lebih cepat. Tweaking ini membuang waktu delay ketika kita mengklik menu dan windows XP menampakkan Menu.
    • Start>Run
    • Regedit>Ok
    • “HKEY_CURRENT_USERControl PanelDesktop”
    • Pilih/Sorot “MenuShowDelay”
    • Klik kanan dan pilih “Modify’
    • Ketik angka “100″ (aslinya 400) Angka 50-150 adalah kisaran yg baik, bisa disesuaikan dengan Mood anda
    5. Mempercepat Loading Program.
    Tweaking ini bisa berjalan untuk sebagian besar program. Jika program tidak mau loading seperti yg diharapkan, silahkan aja dikembalikan ke setting semula.
    • Klik kanan pada icon/shortcut yg berkaitan dengan program.
    • properties
    • Pada kotak ‘target’, tambahkan ‘ /prefetch:1′ diakhir kalimat.
    • Klik “Ok”
    6. Mempercepat Shutdown Windows XP.
    Tweaking ini mengurangi waktu tunggu secara otomatis ketika windows sudah menerima instruksi untuk shutdown.
    • Start>Run
    • ‘Regedit’>OK
    • ‘HKEY_CURRENT_USERControl PanelDesktop’
    • Sorot ‘WaitToKillAppTimeout’
    • Klik kanan dan pilih modify
    • Ubah value menjadi ‘1000′ (aslinya 20000)
    • Klik ‘OK’
    • Sorot ‘HungAppTimeout’
    • Klik kanan dan pilih modify
    • Ubah value menjadi ‘1000′
    • Klik ‘OK’
    • ‘HKEY_USERS.DEFAULTControl PanelDesktop’ sorot WaitToKillAppTimeout’
    • Klik kanan dan pilih modify
    • Ubah value ke ‘1000′ (aslinya 20000)
    • Klik ‘OK’
    • ‘HKEY_LOCAL_MACHINE/System/CurrentControlSet/Control sorot “WaitToKillAppTimeOut”.
    • Klik kanan dan pilih modify
    • Ubah value menjadi ‘1000′
    7. Restart dgn Cepat !!
    • Pada key :
    HKEY_LOCAL_MACHINE | Software | Microsoft | Windoes NT | Current Version | Winlogon Tambahkan string value EnableQuickReboot dan isi defautnya dengan 1
    8. Login Otomatis
    • HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows NT/CurrentVersion/Winlogon
    • Klik ganda AltDefaultUserName dan masukkan username account yang dipilih.
    • Klik ganda AutoAdminLogon dan masukkan angka 1 pada Value Data.
    • Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DefaultPassword.
    • Klik ganda DefaultPassword dan masukkan password account yang dipilih pada Value Data.
    9. Mencegah Perubahan Menu Start
    • HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
    • Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoChangeStartMenu.
    • Klik ganda NoChangeStartMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.
    10. Membersihkan Semua Ikon Pada Desktop
    • HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
    Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDesktop.
    Klik ganda pada NoDesktop dan masukkan angka 1 pada Value Data.
    11. Membuat Desktop Lebih Stabil
    • HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer
    • Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DesktopProcess.
    • Klik ganda DesktopProcess dan masukkan angka 1 pada Value Data.
    12. Membersihkan Recent Documents
    • HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
    • Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoRecentDocsHistory.
    • Klik ganda pada NoRecentDocsHistory dan masukkan angka 1 pada bagian Value Data.
    13. Menyembunyikan System Tray
    • HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Policies\Explorer
    • Jika key Explorer belum ada buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoTrayItemsDisplay.
    • Klik ganda NoTrayItemsDisplay dan masukkan angka 1 pada Value Data.
    • Untuk mengembalikan System Tray masukkan angka 0 pada Value Data.
    • Menonaktifkan Klik-kanan Pada Desktop
    HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
    Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoViewContextMenu.
    Klik ganda pada NoViewContextMenu dan masukkan angka 1 pada Value Data.
    14. Menonaktifkan Menu Properties My Computer
    • HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
    • Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoPropertiesMyComputer.
    • Klik ganda NoPropertiesMyComputer dan masukkan angka 1 pada Value Data.
    • HKEY_LOCAL_MACHINE/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
    • Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoPropertiesMyComputer.
    • Klik ganda NoPropertiesMyComputer dan masukkan angka 1 pada Value Data.
    • Jika key Explorer tidak ada, buat yang baru dengan mengklik menu Edit > New > Key dan beri nama Explorer.
    15. DVD Di Windows Media Player
    • HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/MediaPlayer/Player/Settings
    • Pilih menu Edit > New > String Value dan beri nama DVDUI.
    • Klik ganda DVDUI dan masukkan teks Yes pada Value Data.
    16. Menambah Identitas Windows Media Player
    • HKEY_CURRENT_USER/Software/Policies/Microsoft
    • HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Policies/Microsoft/Windows
    • Klik Edit > New > Key dan beri nama WindowsMediaPlayer.
    • Klik Edit > New > String Value dan beri nama TitleBar.
    • Klik ganda TitleBar dan masukkan teks yang diinginkan pada Value Data.
    18. Mengembalikan Akses Ke CD-ROM
    • HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Contro l\Class\{4D36E965-E325-11CE-BFC1-08002BE10318}
    • Hapus subkey LowerFilters dan UpperFilters dengan menekan tombol Del.
    19. Membersihkan Sampah Registry
    • HKEY_CLASSES_ROOT/Application
    • HKEY_CURRENT_USER/Software
    • HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE
    • Pilih salah satu subkey yang merupakan nama software yang ingin dihapus, kemudian tekan tombol Del.
    20. Membersihkan Sampah Uninstall
    • HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Uninstall
    • Hapus subkey yang memiliki nama yang sama dengan software yang telah di-uninstall. Menghapus Daftar Program Yang Tidak Diinginkan
    21. Dari Add/Remove Programs
    • HKEY_LOCAL_MACHINE\ SOFTWARE\ Microsoft\ Windows\ CurrentVersion\ Uninstall
    • Hapus subkey yang berisikan program yang tidak diinginkan dengan menekan tombol Del.
    22. Menjalankan Program Saat StartUp
    • HKEY_LOCAL_MACHINE/SOFTWARE/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Run
    • Pilih menu Edit > New > String Value dengan nama Winamp misalnya.
    • Klik ganda pada value tersebut dan masukkan path tempat program tersebut terinstall (C:\Program Files\Winamp\Winamp.exe).
    23. Menghapus StartUp Items Di MSCONFIG
    • Klik Start > Run > ketik msconfig, kemudian klik pada tab startup, hilangkan tanda centang pada program yang ingin dihapus dari daftar startup.
    • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Run
    • HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Run
    • Hapus subkey yang berisikan program-program yang tidak diinginkan dengan menekan tombol Del.
    24. Mengganti AM Dan PM Menjadi Pagi Dan Sore
    • HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/International
    • Klik ganda s1159 dan ubah teks AM dengan PAGI.
    • klik ganda s2359 dan ubah teks PM dengan SORE.
    25. Menonaktifkan Fungsi AutoRun
    • HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
    • Klik ganda NoDriveTypeAutoRun dan masukkan angka 95 pada Value Data.
    26. Mematikan Secara Otomatis Program Not Responding
    • HKEY_USERS/.DEFAULT/Control Panel/Desktop
    • Klik ganda AutoEndTasks dan masukkan angka 1 pada Value Data.
    27. Tweaking Memory Pada Windows XP
    • HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/CurrentControlSet/Control/SessionManager/Memory Management
    • Klik ganda pada DisablePagingExecutive dan masukkan angka 1 pada Value Data.
    • Apabila diaktifkan,Windows tidak akan melakukan paging file ke dalam hard disk. Sistem operasi dan program-program menjadi lebih responsif. Disarankan untuk komputer yang memiliki memori lebih dari 128MB.
    Klik ganda pada LargeSystemCache dan masukkan angka 1 pada Value Data.
    Jika diaktifkan, sistem akan mengalokasikan seluruh memori (kecuali 4 MB untuk disk caching) untuk file caching. Komputer akan melakukan caching kernel XP di dalam memory sehingga Windows XP dapat berjalan lebih cepat.
    28. Unload .dll Untuk Mempercepat Akses Memori
    • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Explorer
    • Pilih menu Edit > New > Key dan beri nama AlwaysUnloadDLL.
    • Pada option Default Value masukkan angka 1.
    29. Menyembunyikan Device Manager
    • HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies
    • Pilih menu Edit > New > Key dan beri nama System.
    • Di subkey System buatlah sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoDevMgrPage.
    • Klik ganda NoDevMgrPage dan masukkan angka 1 pada Value Data.
    30. Mengoptimalkan Hard Disk Disaat Komputer Dalam Keadaan Idle
    • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\OptimalLayout
    • Buatlah sebuah DWORD Value Baru dan beri nama EnableAutoLayout.
    • Klik ganda EnableAutoLayout dan masukkan angka 1 pada Value Data.
    31. Mengosongkan Temporary Internet Files Pada Saat Exit
    • HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Internet Settings\Cache
    • HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\Curr entVersion\Internet Settings\Cache
    • Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama Persistent.
    • Klik ganda Persistent dan masukkan angka 0 pada Value Data
    32. Mencegah Klik Ganda Secara Tidak Sengaja
    • HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Curre ntVersion\Explorer\Advanced
    • Buat sebuah String Value baru jika belum tersedia dan beri nama UseDoubleClickTimer.
    • Klik ganda UseDoubleClickTimer dan masukkan angka 1 pada Value Data.
    SEMOGA MEMBANTU…..!!!

    Otak-Atik Windows Registry

    Apa Itu Registry?
    Menurut kamus Microsoft edisi ke 5, registry adalah:
    Pusat susunan database yang digunakan oleh Windows 9x keatas untuk menyimpan informasi yang digunakan untuk mengkonfigurasi satu atau lebih pengguna, aplikasi, dan perangkat keras.
    Informasi dari registry diakses terus oleh Windows untuk mengetahui profil pengguna, aplikasi yang di install di komputer dan dokumen apa yang bisa dibuat oleh aplikasi tersebut, setting dari folder dan icon, perangkat lunak yang dipasang, dan port yang sedang dipakai.Registry menggantikan hampir semua .ini file yang digunakan oleh konfigurasi Windows 3.x dan MS-DOS, seperti autoexec.bat dan config.sys. Meskipun registry ini seragam di Windows, tapi tiap versi mempunyai perbedaan sendiri.Apa yang kita peroleh dengan merubah registry? Yang ketahuan kita tidak akan merubah setting untuk hardware. Jadi kita lebih memusatkan untuk merubah cara kerja aplikasi tertentu atau merubah efek visual atau icon.
    Susunan Registry
    Registry disusun seperti file folder dan subfolder seperti di Windows Explorer. Bedanya folder ini tidak berisi file tetapi pasangan “kunci-tipe-nilai”, seperti: (kunci)SkypePath (tipe)REG_SZ (nilai)C:\Program Files\Skype\Phone\Skype.exe.
    Folder: HKEY_CURRENT_USER
    Berisi konfigurasi untuk pengguna yang sedang login. Folder, warna screen, dan setting Control Panel juga disimpan disini. Kunci untuk HKEY_CURRENT_USER sering disingkat “HKCU.”
    Folder: HKEY_USERS
    Berisi profil semua pengguna yang mempunyai akun di sistem. HKEY_CURRENT_USER adalah bagian dari HKEY_USERS. HKEY_USERS sering disingkat “HKU.”
    Folder: HKEY_LOCAL_MACHINE
    Berisi konfigurai perangkat lunak dan keras (untuk semua pengguna). Singkat: HKLM.
    Folder: HKEY_CLASSES_ROOT
    Disingkat HKCR, adalah bagian dari HKEY_LOCAL_MACHINE\Software. Informasi disini digunakan untuk meluncurkan aplikasi yang benar jika anda mengklik file di Windows Explorer. Mulai dengan Windows 2000, informasi ini disimpan baik di HKEY_LOCAL_MACHINE dan juga di HKEY_CURRENT_USER.
    HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Classes berisi setting default untuk semua pengguna di lokal komputer. HKEY_CURRENT_USER\Software\Classes berisi setting yang meng-override setting default untuk pengguna yang sedang aktif. HKEY_CLASSES_ROOT menggabung informasi dari kedua sumber ini (HKLM dan HCU).
    Untuk merubah setting untuk pengguna yang sedang aktif, perubahan harus melalui HKCU\Software\Classes (bukan HKCR). Untuk merubah setting default harus melalui HKLM\Software\Classes. Jika anda menulis kunci dibawah HKCR, sistem akan menyimpan informasi ini di HKLM\Software\Classes. Jika anda menulis nilai dari kunci dibawah HKCR, dan kunci tersebut sudah ada dibawah HKCU\Software\Classes, sistem akan menyimpan informasi ini disini (daripada di HKLM\Software\Classes).
    Folder: HKEY_CURRENT_CONFIG
    Berisi informasi tentang profil hardware yang digunakan oleh lokal komputer pada saat start. Singkatan: HKCC.
    Wuih. . . sudah punyeng belum? Memang mula-mula semua ini kelihatan terlalu rumit. Tapi kita kan sekarang lagi menjelajahi domain yang baru. Bentar lagi kalian jadi ahli registry. Atau kalau mau jalan singkat coba alternatif.
    Persiapan
    Sebelum merubah registry, sangat dianjurkan untuk membuat back up. Kesalahan merubah registry bisa mengakibatkan Windows untuk berhenti bekerja atau problem dengan hardware. Belajar mengganti registry yang gampang dulu. Setelah tidak kagok baru mencoba yang lebih canggih.
    Untuk mem-backup registry, gunakan Registry Editor lalu ke menu File → Export…
    Registry Editor
    Registry editor (regedit.exe) sudah ada di Windows. Untuk menjalankan:
    1. Klik Start
    2. Pilih dan klik Run…
    3. Ketik: regedit dan klik OK.
    Di aplikasi ini ada dua bagan. Bagan kiri terlihat susunan folder seperti Windows Explorer dan disebelah kanan berisi kunci-tipe-nilai. Di bagan kanan, dengan menggunakan klik-kanan, kita bisa menambah kunci baru, merubah nama kunci, tipe, atau nilai, juga menghapus kunci.
    Otak-Atik
    Merubah registrasi nama dan organisasi:
    Jika salah memasukkan nama registrasi waktu menginstall Windows, kita bisa merubah informasi tersebut, termasuk juga ProductID dan ProductName.
    Folder [HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion]
    RegisteredOwner (nama pemilik)
    RegisteredOrganization (nama organisasi)
    Menghindari file yang dihapus masuk ke Recycle Bin:
    Setiap kali kita menghapus file, file tersebut akan masuk ke Recycle Bin (tempat sampah). Selama file tadi masih di Recycle Bin, kita bisa mengambil balik (undelete). Ada orang yang sangat konfiden (percaya diri sendiri) bahwa dia tidak memerlukan Recycle Bin, nah trik ini untuk dia. Kunci ini tidak ada sebelumnya, jadi harus dibuat baru dengan klik-kanan (New, DWORD Value).
    Folder [HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\
    Explorer]
    Name NoRecycleFiles
    Type REG_DWORD (DWORD Value)
    Data 1 (tidak masuk Recycle Bin)
    Catatan Buat baru, setelah itu harus logoff supaya bisa dicoba. Untuk batal, tinggal hapus kunci ini.
    Untuk contoh yang lebih banyak bisa cek: PC Tools Software
    Alternatif Lain
    Merubah setting untuk Windows tidak hanya dengan mengganti registry. Microsoft mengeluarkan PowerToys untuk mempermudah prosesnya. Salah satu aplikasi dari PowerToys adalah TweakUI untuk mengganti default user interface, termasuk setting untuk mouse, Explorer, taskbar, dll.
    Ada kalanya registry berisi kunci yang tidak terpakai peninggalan dari aplikasi yang telah di uninstall atau dari sumber lain. Kunci-kunci yang tidak terpakai ini memakan tempat dan memperlambat sistem. Banyak aplikasi untuk membersihkan registry, salah satunya adalah CCleaner, selain gratis, CCleaner juga mendapat rating yang cukup bagus dari C/Net.

     
    Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes

    Selamat Datang Di Hisyam BLOG

    belajar dan berbagi pengetahuan

    Sekilas tentang penulis

    contact

    • My RSS
    • Twitter
    • Facebook
    • Home
    info